WUJUDKAN IMPIAN ANDA BERSAMA KAMI DALAM MERAIH KESUKSESAN - WUJUDKAN IMPIAN ANDA BERSAMA KAMI DALAM MERAIH KESUKSESAN - WUJUDKAN IMPIAN ANDA BERSAMA KAMI DALAM MERAIH KESUKSESAN

Produk

Bahan Baku

BAHAN BAKU ROBAL FIT CIGARETE
Kayu Siwak
Kayu Siwak
Kayu siwak (Salvadora persica) di Pakistan dan India disebut dengan datan, telah digunakan oleh orang Babilonia semenjak 7000 tahun yang lalu, yang mana kemudian digunakan pula di zaman kerajaan Yunani dan Romawi, oleh orang-orang Yahudi, Mesir. Siwak atau Miswak, merupakan bagian dari batang, akar atau ranting tumbuhan Salvadora persica yang kebanyakan tumbuh di daerah Timur Tengah, Asia dan Afrika. Siwak berbentuk batang yang diambil dari akar dan ranting tanaman arak (Salvadora persica) yang berdiameter mulai dari 0,1 cm sampai 5 cm. Pohon arak adalah pohon yang kecil seperti belukar dengan batang yang bercabang-cabang, berdiameter lebih dari 1 kaki. Jika kulitnya dikelupas berwarna agak keputihan dan memiliki banyak juntaian serat. Akarnya berwarna cokelat dan bagian dalamnya berwarna putih. Aromanya seperti seledri dan rasanya agak pedas. Siwak berfungsi membersihkan bagian dalam mulut. Kata siwak sendiri berasal dari bahasa arab ‘yudlik’ yang artinya adalah memijat (massage). Siwak lebih dari sekedar sikat gigi biasa, karena selain memiliki serat batang yang elastis dan tidak merusak gigi walaupun di bawah tekanan yang keras, siwak juga memiliki kandungan alami antimikrobial dan antidecay system (sistem antipembusuk). Batang siwak yang berdiameter kecil, memiliki kemampuan fleksibilitas yang tinggi untuk menekuk ke daerah mulut secara tepat dan dapat mengikis plak pada gigi. Siwak juga aman dan sehat bagi perkembangan gusi.
Kandungan Kimia Batang Kayu Siwak
  1. Antibacterial Acids, seperti astringents, abrasive dan detergent yang berfungsi untuk membunuh bakteri, mencegah infeksi, menghentikan pendarahan pada gusi. Penggunaan kayu siwak yang segar pertama kali, akan terasa agak pedas dan sedikit membakar, karena terdapat kandungan serupa mustard yang merupakan substansi antibacterial acid tersebut.
  2. Kandungan kimiawi seperti Klorida, Pottasium, Sodium Bicarbonate, Fluorida, Silika, Sulfur, Vitamin C, Trimetilamin, Salvadorin, Tannin dan beberapa mineral lainnya yang berfungsi untuk membersihkan gigi, memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi. Bahan-bahan ini sering diekstrak sebagai bahan penyusun pasta gigi.
  3. Minyak aroma alami yang memiliki rasa dan bau yang segar, yang dapat menyegarkan mulut dan menghilangkan bau tidak sedap.
  4. Enzim yang mencegah pembentukan plak yang merupakan penyebab radang gusi dan penyebab utama tanggalnya gigi secara prematur.
  5. Anti Decay Agent (Zat anti pembusukan) dan Antigermal System, yang bertindak seperti Penicilin menurunkan jumlah bakteri di mulut dan mencegah terjadinya proses pembusukan. Siwak juga turut merangsang produksi saliva, dimana saliva sendiri merupakan organik mulut yang melindungi dan membersihkan mulut.
El-Mostehy dkk (1998) melaporkan bahwa tanaman siwak mengandung zat-zat antibakterial. arout et al. (2000) Melaporkan bahwa antimikrobial dan efek pembersih pada miswak telah ditunjukkan oleh variasi kandungan kimiawi yang dapat terdeteksi pada ekstraknya. Efek ini dipercaya berhubungan dengan tingginya kandungan Sodium Klorida dan Pottasium Klorida seperti salvadourea dan salvadorine, saponin, tannin, vitamin C, silika dan resin, juga cyanogenic glycoside dan benzylsothio-cyanate. Hal ini dilaporkan bahwa komponen anionik alami terdapat pada spesies tanaman ini yang mengandung agen antimikrobial yang melawan beberapa bakteri.
WHO (World Health Organization) turut menjadikan siwak sebagai salah satu komoditas kesehatan yang perlu dipelihara dan dibudidayakan.
Daun Sirih Hijau
Sirih
Daun Sirih Hijau mempunyai Nama ilmiah yaitu Piper Crocatum Ruiz, tanaman ini tumbuh subur didaerah pegunungan dan banyak dijumpai di Jawa Tengah – Indonesia. Sirih merah merupakan tanaman herbal dan mempunyai ciri-ciri yaitu bentuk daun yang pipih menyerupai jantung dan bertangkai panjang. Permukaan daun berwarna hijau dengan semburat pink. Tanaman ini tidak menyukai panas dan air yang berlebihan. Batang berwarna hijau agak kemerahan dan permukaan kulitnya berkerut. Bagian yang digunakan untuk pengobatan adalah daunnya.
Kandungan Kimia Daun Sirih Hijau
Flavonoid, alkaloid, senyawa polevonolad tannin, minyak atsiri. Senyawa flavonoid dan polevonolad bersifat antioksidan, antidiabetik, antikanker, antiseptic, anti-inflamasi. Senyawa alkaloidnya memiliki sifat neoplastik yang mampu menghambat sel-sel kanker
Khasiat dan manfaat
  1. Berkhasiat mengobati diabetes,
  2. Kanker,
  3. Asam urat,
  4. Hipertensi,
  5. Gurah kewanitaan,
  6. Liver,
  7. Ambeien,
  8. Peradangan organ tubuh,dll
Teh Hitam
Teh Hitam
Teh merupakan salah satu minuman yang terpopuler di dunia karena selain nikmat sekaligus sangat bermanfaat untuk kesehatan. Kombinasi antara kenikmatan dan kesehatan itulah yang menjadikan teh hitam memiliki daya saing kuat dibandingkan minuman kesegaran lainnya.
Dari hasil penelitian, paling tidak, terdapat lima manfaat dasar dari minum teh terhadap kesehatan yaitu:
  1. Teh akan meningkatkan sistem pertahanan biologis tubuh terhadap kanker;
  2. Teh mencegah timbulnya penyakit karena dapat mengendalikan diabetes dan tekanan darah tinggi;
  3. Teh membantu penyembuhan penyakit, misalnya mencegah peningkatan kolesterol darah;
  4. Teh dapat mengatur gerak fisik tubuh dengan mengaktifkan sistem saraf karena kandungan kafeinnya; dan
  5. Katekin pada teh merupakan anti oksidan kuat yang dapat menghambat proses penuaan (Oguni, 1996 dan Bambang, K., 2000).
Diantara berbagai jenis teh di dunia yang secara garis besar terdiri dari teh hitam, teh hijau dan teh Oolong (teh semi fermentasi), ternyata teh hitam merupakan jenis teh yang paling banyak diminum oleh bangsa-bangsa di dunia. Dari jumlah konsumsi teh dunia pada tahun 2007 sebesar 3,4 juta ton, ternyata konsumsi teh hitamnya mencapai 69% dari total konsumsi teh dunia. Kondisi ini terkait dengan rasa dan aroma dari teh hitam yang lebih menarik yang terbentuk selama proses oksidasi enzimatik pada proses pengolahan teh hitam. Pada teh hitam selain mengandung katekin sebagaimana terkandung pada teh hijau, juga mengandung theaflavin (TF) dan thearubigin (TR) sebagai hasil dari proses oksidasi enzimatik yang juga merupakan suatu anti oksidan kuat yang memiliki manfaat khusus bagi kesehatan.
Jenis-jenis Teh
Srigunggu / Senggugu
Srigunggu
Nama ilmiah dari Srigunggu adalah Clerodendron Serratum, ciri-ciri tumbuhan ini mempunyai batang berbentuk bulat, berkayu dan ketinggian tanaman mencapai 3,5m. daunnya tunggal, letak berhadapan. letak pertulangan daun menyirip dan panjang 30cm dengan lebar 14cm. bunganya berbentuk lonceng dan berwarna hijau keunguan. bagaian yang digunakan seluruh bagian tumbuhan.
Kandungan kimia dari srigunggu adalah kalium, natrium, alkaloid, flavonoid flavon, manitol, treterpenoid, asam oleanolat, asam queretaroat, asam serratogenat, glikosida fenol, dan sitosterol.
khasiat dari srigunggu:
  1. Sebagai obat asma,
  2. Bronkhitis, batuk, sinusitis,
  3. Gurah,
  4. Memar,
  5. Rematik,
  6. Perut busung (cacingan).
  7. Menjadikan saluran pernapasan lebih longgar sehingga memperbagus suara.
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan National Cancer Institut of Washington menemukan ekstrak air tumbuhan Srigunggu aktif sebagai anti-HIV in vitro.
Jahe
Jahe
Jahe mempunyai nama latin yaitu Zingiber Officinale Rosc dan bisasa disebut Ginger. Ciri-ciri umum  dari jahe merupakan tanaman herba semusim, tegak, dan tinggi 40-50cm. Batang semu, beralur, membentuk rimpang, dan berwarna hijau. Daun tunggal, berbentuk lanset, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, dan berwarna hijau tua. Bunga majemuk, berbentuk bulir, sempit, ujung runcing, panjang 3,5-5cm, lebar 1,5-2cm, mahkota berbentuk corong ungu. Buah kotak, berbentuk bulat panjang, dan berwarna cokelat. Biji berbentuk bulat, berwarna hitam. Bagian yang digunakan “Rimpang”.
Kandungan kimia
Jahe mengandung minyak atsiri, zingiberena (zingirona), zingiberol, bisabolena, kurkumen, gingerol, filandrena, dan resin pahit. sifat khasnya tajam dan sumelada.
Khasiat dan manfaat
  1. Berkhasiat sebagai karminatif, stomakik, stimulan, dan diaforetik.
  2. Melancarkan ASI,
  3. Mengobati batuk,
  4. Membangkitkan nafsu makan,
  5. Mengobati mulas,
  6. Mengobati Perut kembung, serbat,
  7. Obat gatal (obat luar),
  8. Obat luka (obat luar),
  9. Meringankan sakit kepala (obat luar),
  10. Salesma (obat luar)
Madu
Madu
Madu adalah makanan yang mengandung aneka zat gizi seperti karbohidrat , protein , asam amino, vitamin, mineral, dekstrin , pigmen tumbuhan dan komponen Aromatik. Bahkan dari hasil penelitian ahli Gizi dan pangan ,madu mengandung karbohidrat yang paling tinggi diantara produk ternak lainnya susu, telur , daging, keju dan menterga sekitar (82,3% lebih tinggi) Setiap 100 gram madu murni bernilai 294 kalori atau perbandingan 1000 gram madu murni setara dengan 50 butir telur ayam atau 5,675 liter susu atau 1680 gram daging. Dari hasil penelitian terbaru ternyata zat-zat atau senyawa yang ada didalam madu sangat komplek yaitu mencapai 181 jenis .
Salah satu keunikan madu adalah karena madu mengandung zat antibiotik . Hal itu hasil penelitian Peter C Molan ( 1992 ) , peneliti dari Departement of Biological Sciences, University of Waikoto , Selandia Baru. Menurutnya Madu terbukti mengandung zat antibiotik yang aktif melawan serangan berbagai kuman patogen penyebab penyakit.
Selain itu juga peneliti dari Departement of Biochemistry , Faculty of Medicine , University of Malaya di Malaysia, Kamaruddin (1997) juga menyebutkan Bahwa di dalam madu terkandung zat anti mikrobial, yang dapat menghambat penyakit.
Kandungan Madu :
Madu memiliki komponen kimia yang memiliki efek koligemik yakni asetilkolin. Asetilkolin berfungsi untuk melancarkan peredaran darah dan mengurango tekanan darah. Gula yang terdapat dalam madu akan terserap langsung oleh darah sehingga menghasilkan energi secara cepat bila dibandingkan dengan gula biasa.
Disamping kandungan gulanya yang tinggi (fruktosa 41,0 %; glukosa 35 %; sukrosa 1,9 %) madu juga mengandung komponen lain seperti tepung sari dan berbagai enzim pencernaan. Disamping itu madu juga mengandung berbagai vitamin seperti vitamin A, B1, B2, mineral seperti kalsium, natrium, kalium, magnesium, besi, juga garam iodine bahkan radium. Selain itu madu juga mengandung antibiotik dan berbagai asam organic seperti asam malat, tartarat, sitrat, laklat, dan oksalat. Karena itu madu sangat tinggi sekali khasiatnya.
Jati Belanda
Jati Belanda
Jati Belanda atau Guazuma Ulmifolia Lamk merupakan tumbuhan herbal berasal dari Amerika. dengan ciri-ciri fisik yaitu pohon dengan tinggi 10m. Batang berbentuk bulat, berkayu, keras, permukaan kasar, banyak alur, bercabang, dan berwarna hijau keputih-putihan. Daun tunggal, berbentuk bulat telur, permukaan kasar, tepi bergerigi, ujung runcing, pangkal berlekuk, pertulangan menyirip, panjang 10-16 cm, lebar 3-6 cm, dan berwarna hijau. Bunga tunggal, berbentuk bulat, muncul di ketiak daun, berwarna hijau muda, dan berbau harum. Buha berbentuk bulat, keras dan permukaannya berduri.buah muda berwarna hijau, setelah tua berwarna hitam.
Bagian yang digunakan
Daun, kulit, kayu, dan buah.
Kandungan Kimia
Tanin, lendir, zar pahit dan damar.
khasiat dan manfaat
  1. Berkhasiat sebagai diaforetik, tonik, dan astringen.
  2. Mengatasi kegemukan.
  3. Mengatasi sakit perut.
  4. Mengobati bronkhitis,dll.
Sambiloto
Sambiloto
Sambiloto banyak di temukan di daratan Asia. Selain Indonesia, sambiloto juga terdapat di India, Filipina, Vietnam dan Malaysia. Tanaman yang bernama latin Andrographis Paniculata Ness  ini dapat hidup subur di daerah tropis dengan ketinggian antara 1- 700 meter diatas permukaan laut. Sambiloto merupakan tanaman semak yang mempunyai banyak cabang yang berdaun dan tingginya bisa mencapai kurang lebih 90 cm. Daun sambiloto kecil-kecil berwarna hijau tua dan bunganya berwarna putih. Bagian yang biasa digunakan untuk obat tradisional adalah daunnya yang rasanya sangat pahit.. Sambiloto mengandung  zat aktif androgapholid yang sangat bermanfaat bagi pengobatan. Relief daun sambiloto ada di Candi Borobudur serta di Kitab Serat Rama dalam bahasa Jawa Kawi di sekitar abad 18. Disebutkan sambiloto berkhasiat untuk mengobati prajurit Hanoman yang terluka ketika perang melawan Rahwana.
Khasiat Sambiloto:
  1. Mengusir masuk angin dan Ifluenza..
  2. Mengobati penyakit Liver/ hati.
  3. Mengobati Penyakit Infeksi( kantong kemih, keputihan, tenggorokan).
  4. Mengobati luka, korengan.
  5. Meredakan Kencing Manis.
  6. Anti Radang.
  7. Mengobati penyakit saluran pernafasan bagian atas (ISPA).
  8. Berfungsi sebagai imuno stimulator, dan obat herbal untuk penderita diabetes melitus.
  9. Sebagai perangsang nafsu makan pada anak-anak.
Melati
Bunga Melati
Melati (jasminum sambac) termasuk tanaman yang mempunyai banyak manfaat. Bunganya berwarna putih mungil dan berbau harum, sering digunakan untuk berbagai kebutuhan. Melati, dapat berbunga sepanjang tahun dan dapat tumbuh subur pada tanah yang gembur dengan ketinggian sekitar 600 atau 800 meter diatas permukaan laut, asalkan mendapatkan cukup sinar matahari. Melati dapat dikembangbiakkan dengan cara stek. Tunas-tunas baru akan tampak setelah berusia sekitar 6 minggu.
Nama Lokal :
Jasmine (Inggris), Jasmin (Perancis), Yasmin (Arab); Melati (Indonesia), Melur (Jawa), Malati (Sunda); Malate (Madura), Menuh (Bali);
Komposisi :
KANDUNGAN KIMIA : Melati mengandung senyawa-senyawa unsur kimia yang besar manfaatnya untuk pengobatan. Kandungan kimia yang ada tersebut antara lain indol, benzyl, livalylacetaat.
Penyakit Yang Dapat Diobati :
  1. Kelebihan ASI.
  2. Sakit mata,
  3. Demam,
  4. Sakit Kepala,
  5. Sesak Napas,dll.
Daun Pace
Daun Pace
(Basa Aceh: keumeudee), Jawa:pace, kemudu, kudu); cengkudu (Sunda), kodhuk (Madura), tibah (Bali) berasal daerah Asia Tenggara, tergolong dalam famili Rubiaceae. Nama lain untuk tanaman ini adalah Noni (bahasa Hawaii), Nono (bahasa Tahiti), Nonu (bahasa Tonga), Ungcoikan (bahasa Myanmar) dan Aceh (bahasa Hindi), Tumbuh di dataran rendah hingga pada ketinggian 1500 m. Tinggi pohon mengkudu mencapai 3-8 m, memiliki bunga bongkol berwarna putih. Buahnya merupakan buah majemuk, yang masih muda berwarna hijau mengkilap dan memiliki totol-totol, dan ketika sudah tua berwarna putih dengan bintik-bintik hitam.
Daunnya digunakan sebagai salah satu bahan nicah peugaga yang sering muncul sebagai menu wajib buka puasa. Mengkudu (keumeudee) karena itu sering ditanam di dekat rumah di pedesaan di Aceh. Selain itu mengkudu juga sering digunakan sebagai bahan obat-obatan.
Kandungan :
Zat nutrisi: secara keseluruhan mengkudu merupakan buah makanan bergizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, viamin, dan mineral penting, tersedia dalm jumlah cukup pada buah dan daun mengkudu. Selenium, salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat. Berbagai jenis senyawa yang terkandung dalam mengkudu : xeronine, plant sterois,alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elemens, phenylalanine, magnesium, dll.
  1. Terpenoid. Zat ini membantu dalam proses sintesis organic dan pemulihan sel-sel tubuh.
  2. Zat anti bakteri.Zat-zat aktif yang terkandung dalam sari buah mengkudu itu dapat mematikan bakteri penyebab infeksi, seperti Pseudomonas aeruginosa, Protens morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli. Zat anti bakteri itu juga dapat mengontrol bakteri pathogen (mematikan) seperti Salmonella montivideo, S . scotmuelleri, S . typhi, dan Shigella dusenteriae, S . flexnerii, S . pradysenteriae, serta Staphylococcus aureus.
  3. Scolopetin. Senyawa scolopetin sangat efektif sebagi unsur anti peradangan dan anti-alergi.
  4. Zat anti kanker. Zat-zat anti kanker yang terdapat pada mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.
  5. Xeronine dan Proxeronine. Salah satu alkaloid penting yang terdapt di dalam buah mengkudu adalah xeronine. Buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tapi banyak mengandung bahan pembentuk (precursor) xeronine alias proxeronine dalam jumlah besar. Proxeronine adalah sejenis asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya. Xeronine diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.
Bunga Rosella
Bunga Rosella
Rosella (Hibiscus Sabdarida) Tanaman Rosella memiliki lebih dari 300 spesies yang tersebar pada daerah tropis dan non tropis. Biasanya, digunakan sebagai tanaman hias dan beberapa diantaranya dipercaya memiliki kasiat medis, salah satu diantaranya adalah rosella merah atau rosella (Hibiscus Sabdariffa).
Pada tahun 2006, dilakukan penelitian tentang manfaat medis dari rosela merah (Hibiscus sabdariffa) dan diperoleh hasil terdapat 1,7 mmmol/prolox antioksidan. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan kumis kucing yang antioksidannya teruji klinis meluruhkan batu ginjal.
Konon asal muasalnya Rosella florida cranberry adalah dari Africa Barat,namun kini diberbagai Negara tropis sudah banyak juga yang membudidayakan.Kelopak bunga Rosella punya kandungan vitamin C yang sangat tinggi.Sehingga mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan berbagai macam penyakit.
Kandunngan vitamin C yang terdapat dalam buunga Rosella lebih banyak dibandingkan dengan buah-buahan lainnya.Sebagai contoh,setiap 100 gr bunga Rosella mengandung 244,4mg vitamin C,dengan berat yang sama,jeruk hanya mengandung 48 mg,belimbing hanya 25,8 mg sedangkan papaya mengandung 71 mg.Selain kandungan vitamin c yang sangat tinggi,Rosella juga kaya akan mineral seperti kalsium,phosphor,potassium dan zat besi yang sangat penting untuk tubuh.Selain vitamin C,Rosella juga mengandung vitamin B1,B2,niasin dan vitamin D.Tubuh manusia membutuhkan 22 asam amino.Dari 22 ini,18 nya terpenuhi dari bunga Rosella.Dua diantaranya(Arginie dan Lysine) bila bersinergi dengan Glutamid acid( salah satu jenis asam amino)akan merangsang otak untuk menggerakkan hormon tubuh manusia(yang membuat tubuh lebih gairah dan awet muda)
HASIL  LABORATORIUM  KIMIA TEKNIK
Dalam 100 gr bunga Rosella mempunyai kandungan zat-zat kimia sebagai berikut ;
Kalori
49 kal
H2O
84,5 %
Protein
1,9 gr
Fats
0,1 gr
Karbohidrat
12,3 gr
Fiber
1,2 gr
Kalsium
0,0172 gr
Phospor
0,57 gr
Besi
0,029gr
B-karotene
3 gr
Asam askorbat
0,14 gr
Sedangkan untuk bunga kering terdiri dari 3 % campuran asam sitrat dan anthocyanins gossipeptin 9 hydroxyflavone dan 0,004,00,0005 %
(Disadur dari James A.duke,1983,Hnbook of energy crops.Unpublished)
Khasiat dari bunga Rosella diantaranya sebagai berikut :
  • Bersifat detoksifikasi, menetralkan racun
  • Menurunkan tekanan darah
  • Menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes
  • Menghambat tumbuhnya kanker
  • Menjaga stamina
  • Menurunkan kolesterol dalam darah
  • Menyeimbangkan berat badan
  • Mengurangi panas dalam dan susah BAB
  • Menurunkan tingkat penggumpalan lemak di hati
  • Mengurangi pusing / migraine
  • Mengandung multivitamin, termasuk vit.C dan Beta karoten
  • Membantu memulihkan dari ketergantungan obat